masa,
andai dapat ku kutip tiap waktu tersisa
andai dapat ku kecap, biar jadi beerti
langkahan ku kian perlahan
tatkala cabaran terus mengasak
dada terasa seakan sempit
melihat masa berlalu pergi
sedangkan aku masih di situ
ramadhan tahun ini haruskah sama dengan ramadhan
sebelumnya? Bagaimana pengisian diri ini
tatkala meniti 10 malam terakhir? Terasa masa yang pantas berlalu. Meninggalkan
ramadhan pergi begitu sahaja adalah satu kerugian yang sangat besar. adakah alasan demi alasan dapat menutup
kerugian diri tatkala ramadhan datang dengan beribu macam ganjaran. Rugi andainya
pergi ramadhan itu tanpa dosa diampunkan.
Kita sibuk dengan bermacam persiapan. Dari persiapan raya sehinggalah
persiapan memasuki dunia universiti. Justeru, bagaimana pula persiapan mati
kita? Bekal apa yang harus kita bawa? Cukupkah? 17 ramadhan tidak jauh
meninggalkan kita. Menjadi saksi peristiwa penurunan al-quran. Di mana letaknya kalam Allah di hati kita? Di mana letaknya Allah dalam diri? Islamnya
diri ini bukan sekadar pada nama. Ada tanggungjawab yang harus digalas.
Saudaraku,
Perjuanganmu di sana tidak harus dipersiakan
Darah yang di tumpahkan ada galang gantinya
Cintanya dirimu pada jihad fisabilillah
Menyemarak cita syahid di sisi kekasih agung
Aku malu,
Untuk menyatakan rasa sehebat dirimu
Sedang diri ini seakan bermusim
Tiba saat aku harus
berdiri
Mereka hilang keluarga tercinta, tanah itu bukan lagi tempat
yang selamat. kita di sini? Layak kah untuk sedih dan kecewa tatkala tidak dapat apa yang diharapkan? Layak kah untuk merasa hiba tatkala usaha seakan
tidak menemui hasil? Selemah itukah kita? Sedekat mana Allah itu di hati kita? Bagaimana
dapat aku lahirkan rasa cintaku padaMu …
"Patutkah manusia
menyangka bahawa mereka akan dibiarkan dengan hanya berkata: "Kami
beriman", sedang mereka tidak diuji (dengan sesuatu cubaan)?Dan demi
sesungguhnya! Kami telah menguji orang-orang yang terdahulu daripada mereka,
maka (dengan ujian yang demikian), nyata apa yang diketahui Allah tentang
orang-orang yang sebenar-benarnya beriman, dan nyata pula apa yang diketahuiNya
tentang orang-orang yang berdusta." (Surah Al-Ankabut: 3-4)
"Dan apabila Kami
beri manusia merasai sesuatu rahmat, mereka bergembira dengannya (sehingga lupa
daratan); dan jika mereka ditimpa sesuatu bencana disebabkan apa yang telah
dilakukan oleh tangan mereka sendiri, tiba-tiba mereka berputus asa. Mengapa
mereka bersikap demikian?) dan mengapa mereka tidak melihat (dengan hati
mereka) bahawa Allah memewahkan rezeki bagi sesiapa yang dikehendakiNya
(sebagai cubaan adakah orang itu bersyukur atau sebaliknya), dan Ia juga yang
menyempitkannya (sebagai ujian sama ada diterima dengan sabar atau tidak)?
Sesungguhnya hal yang demikian itu mengandungi keterangan-keterangan (yang
membuktikan kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman." (Surah
Ar-Rum: 36-37)
Kata,
Jaga ia kerna itu akan dipersoalkan
“Wahai orang-orang yang
beriman! Mengapa kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? (itu)
sangatlah dibenci di sisi Allah jika kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu
kerjakan” (QS;61:2-3)

No comments:
Post a Comment