Thursday, August 9, 2012

ramadhan kita...


masa,
andai dapat ku kutip tiap waktu tersisa
andai dapat ku kecap, biar jadi beerti
langkahan ku kian perlahan
tatkala cabaran terus mengasak
dada terasa seakan sempit
melihat masa berlalu pergi
sedangkan aku masih di situ

ramadhan tahun ini haruskah sama dengan ramadhan sebelumnya?  Bagaimana pengisian diri ini tatkala meniti 10 malam terakhir? Terasa masa yang pantas berlalu. Meninggalkan ramadhan pergi begitu sahaja adalah satu kerugian yang sangat besar.  adakah alasan demi alasan dapat menutup kerugian diri tatkala ramadhan datang dengan beribu macam ganjaran. Rugi andainya pergi ramadhan itu tanpa dosa diampunkan.
Kita sibuk dengan bermacam persiapan. Dari persiapan raya sehinggalah persiapan memasuki dunia universiti. Justeru, bagaimana pula persiapan mati kita? Bekal apa yang harus kita bawa? Cukupkah? 17 ramadhan tidak jauh meninggalkan kita. Menjadi saksi peristiwa penurunan al-quran.  Di mana letaknya kalam Allah di hati kita?  Di mana letaknya Allah dalam diri? Islamnya diri ini bukan sekadar pada nama. Ada tanggungjawab yang harus digalas.

Saudaraku,
Perjuanganmu di sana tidak harus dipersiakan
Darah yang di tumpahkan ada galang gantinya
Cintanya dirimu pada jihad fisabilillah
Menyemarak cita  syahid di sisi kekasih agung
Aku malu,
Untuk menyatakan rasa sehebat dirimu
Sedang diri ini seakan bermusim
Tiba saat aku harus berdiri

Mereka hilang keluarga tercinta, tanah itu bukan lagi tempat yang selamat. kita di sini? Layak kah untuk sedih dan kecewa tatkala tidak dapat apa yang diharapkan? Layak kah untuk merasa hiba tatkala usaha seakan tidak menemui hasil? Selemah itukah kita? Sedekat mana Allah itu di hati kita? Bagaimana dapat aku lahirkan rasa cintaku padaMu …

"Patutkah manusia menyangka bahawa mereka akan dibiarkan dengan hanya berkata: "Kami beriman", sedang mereka tidak diuji (dengan sesuatu cubaan)?Dan demi sesungguhnya! Kami telah menguji orang-orang yang terdahulu daripada mereka, maka (dengan ujian yang demikian), nyata apa yang diketahui Allah tentang orang-orang yang sebenar-benarnya beriman, dan nyata pula apa yang diketahuiNya tentang orang-orang yang berdusta." (Surah Al-Ankabut: 3-4)
"Dan apabila Kami beri manusia merasai sesuatu rahmat, mereka bergembira dengannya (sehingga lupa daratan); dan jika mereka ditimpa sesuatu bencana disebabkan apa yang telah dilakukan oleh tangan mereka sendiri, tiba-tiba mereka berputus asa. Mengapa mereka bersikap demikian?) dan mengapa mereka tidak melihat (dengan hati mereka) bahawa Allah memewahkan rezeki bagi sesiapa yang dikehendakiNya (sebagai cubaan adakah orang itu bersyukur atau sebaliknya), dan Ia juga yang menyempitkannya (sebagai ujian sama ada diterima dengan sabar atau tidak)? Sesungguhnya hal yang demikian itu mengandungi keterangan-keterangan (yang membuktikan kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman." (Surah Ar-Rum: 36-37)

Kata,
Jaga ia kerna itu akan dipersoalkan

“Wahai orang-orang yang beriman! Mengapa kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? (itu) sangatlah dibenci di sisi Allah jika kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan” (QS;61:2-3)

No comments:

Post a Comment